“Gebyar PAUD yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas ini bertujuan memberikan ruang atau wahana bagi anak-anak PAUD mengaktualkan potensi yang mereka miliki, sekaligus sebagai forum silaturahmi antar guru, orangtua dan semua pihak yang berhubungan dengan PAUD, merupakan strategi peningkatan mutu pendidkan dalam menyiapkan generasi emas 100 tahun Indonesia Merdeka. Anak-anak Indonesia yang ceria, bangga dengan bangsanya dan tidak lupa akan tugasnya,”papar Joko Wiyono.
bmsmedia2023
Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Tegaskan Pentingnya Sinergitas Lembaga Pendidikan Dan Orang Tua
“Upaya memaksimalkan tumbuh kembang anak, tidak hanya menjadi tanggungjawab pendidik atau satuan pendidikan saja, tapi orang tua juga harus berkontribusi,” ucap Dwi Kustantinah di sela-sela kegiatan kepada banyumasmedia.com pada Rabu, (15/5/2024).
Suhu Panas Menyengat, Kabid Penanggulangan Penyakit Kabupaten Banyumas Sarankan Jaga Kesehatan dengan PHBS
BANYUMASMEDIA.COM – Kondisi cuaca panas ekstrem yang dirasakan…
“Nak, Perhatikan Dirimu”
Mental yang kuat itu, bukan supaya kau jadi layak pegang gadget. Itu terlalu kecil. Mental yang kuat itu agar engkau memperoleh kebaikan dan keselamatan hidup di dunia.
Jejak Penjajah Palestina
BANYUMASMEDIA.COM – Bumi Syam dengan jutaan keberkahan dan…
3.300 Peserta Ambil Bagian dalam Purwokerto Half Marathon
BANYUMASMEDIA.COM – Sebanyak 3.300 peserta turut serta dalam…
Memasuki Bulan Mei, Antisipasi Suhu Panas di Indonesia
BANYUMASMEDIA.COM – Analisis suhu panas dan potensi cuaca…
Juleha, Solusi Penyembelihan Halal Menuju Keberkahan
BANYUMASMEDIA.COM – Purwokerto, Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014…
Soal Besarnya Iuran Sampah Rumah Tangga Ini Tanggapan Kepala Laboratorium DLH
“Iuran pengelolaan sampah ke KSM sebenarnya tidak besar mungkin hanya sekitar Rp 15.000 – 20.000, akan tetapi masyarakat dibebani iuran sampai 50.000 perbulan, karena ada tumpangan dari RT atau RW dan tambahan yang lain lain yang mengatasnamakan iuran sampah,”
Kolaborasi FISIP UNSOED dan FCSHD UNIMAS dalam Penelitian Buruh Migran Di Sarawak
“Penelitian ini dilaksanakan dengan maksud untuk mengembangkan model pemberdayaan bagi pekerja migran Indonesia di Sarawak, Malaysia, dengan fokus pada manajemen modal sosial untuk mengatasi tantangan dan permasalahan yang dihadapi para pekerja migran,”
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.