Pendidikan

Gelar Stand Inklusi di Gebyar PAUD, Kadindik Banyumas Tekankan Pendidikan untuk Semua

153
×

Gelar Stand Inklusi di Gebyar PAUD, Kadindik Banyumas Tekankan Pendidikan untuk Semua

Sebarkan artikel ini

BANYUMASMEDIA.COM – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Drs. Joko Wiyono, M.Si menyampaikan harapan besarnya terhadap anak-anak generasi penerus bangsa sebagai generasi emas 100 tahun Indonesia Merdeka.

Hal ini disampaikan dalam kesempatan wawancara dengan Banyumasmedia.com di sela-sela penyelenggaraan kegiatan Gebyar PAUD kabupaten Banyumas sebagai rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional di Taman Kota Andhang Pangrenan, Karangklesem, Purwokerto Selatan, Banyumas (15/05/2024).

“Gebyar PAUD yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas ini bertujuan memberikan ruang atau wahana bagi anak-anak PAUD mengaktualkan potensi yang mereka miliki, sekaligus sebagai forum silaturahmi antar guru, orangtua dan semua pihak yang berhubungan dengan PAUD, merupakan strategi peningkatan mutu pendidkan dalam menyiapkan generasi emas 100 tahun Indonesia Merdeka. Anak-anak Indonesia yang ceria, bangga dengan bangsanya dan tidak lupa akan tugasnya,”papar Joko Wiyono.

Disampaikan pula oleh Joko Wiyono, penyelenggaraan Gebyar Paud tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini diberikan space untuk inklusi sebagai implementasi pendidikan untuk semua (education for all), perlakuan atau treatment yang baik bagi Inklusi merupakan hak sebagai warga negara dalam pendidikan. Termasuk perhatian terhadap stunting, pada kesempatan Gebyar PAUD kali ini juga dilaksanakan festival makanan hasil kreasi menu gizi seimbang orangtua dan pendidik, sebagai upaya mendorong anak-anak tidak stunting.

Berbincang mengenai Banyumas layak anak, kepala dinas pendidikan menyampaikan dukungan penuh bagi upaya tersebut.

“Kabupaten layak anak menjadi ranah dinas KB, dinas pendidikan mensupport. Sebagaimana tagline sekolah ramah dan bersahabat bagi siapa saja, menjadi tempat bersemainya kebhinekaan, moderasi beragama. Semua itu sebagai upaya pendukung terciptanya kabupaten layak anak.”jelas Joko.

Terkait kemiskinan ekstrim di Banyumas, kepala dinas menyampaikan komitmen bahwa anak-anak tidak mampu diupayakan mendapatkan pendidikan gratis di semua lini layanan pendidikan. (Tanti)

BACA JUGA  KPAI Soroti Kualitas dan Akses PPDB 2023, Sampaikan Rekomendasi Penting