Kilas

Yanuar Arif: Keberagaman Indonesia Adalah Kekayaan Sekaligus Kekuatan

3
×

Yanuar Arif: Keberagaman Indonesia Adalah Kekayaan Sekaligus Kekuatan

Sebarkan artikel ini

BANYUMASMEDIA.COM – Keberagaman suku, bahasa, budaya, dan wilayah dinilai menjadi salah satu kekayaan sekaligus kekuatan bangsa Indonesia. Hal tersebut disampaikan Anggota DPR RI daerah pemilihan Banyumas-Cilacap, Yanuar Arif Wibowo, dalam Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Purwokerto (12/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, aktivis perempuan, hingga warga setempat.

Dalam paparannya, Yanuar mengatakan Indonesia memiliki masyarakat yang beragam dan tersebar di ribuan pulau. Keberagaman tersebut, menurutnya, tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan, tetapi dapat menjadi kekuatan ketika disatukan dalam kehidupan berbangsa.

“Keanekaragaman inilah yang kemudian kita kenal dengan istilah Bhinneka Tunggal Ika. Satu dari empat pilar kebangsaan selain Pancasila, UUD 1945 dan NKRI. Bhinneka Tunggal Ika ini merupakan semboyan bangsa ini yang terpampang di lambang negara burung Garuda,” ujar Yanuar.

Ia menjelaskan, Bhinneka Tunggal Ika menggambarkan kehidupan masyarakat Indonesia yang memiliki banyak perbedaan tetapi tetap berada dalam satu negara.

Menurut Yanuar, keberagaman tersebut tidak perlu dipandang sebagai sesuatu yang harus diseragamkan. Perbedaan justru dapat menjadi bagian dari identitas bangsa selama masyarakat memiliki kesadaran untuk hidup bersama dalam satu kebangsaan.

“Bangsa ini plural, beragam atau heterogen. Penyusun bangsa ini bukan dari satu suku bangsa mayoritas saja, bukan dari satu bahasa yang populer juga, melainkan keanekaragaman dengan kesadaran perbedaan itu mampu menyatukan dalam satu kebangsaan, yakni bangsa Indonesia,” katanya.

Yanuar juga menekankan bahwa persatuan dalam keberagaman menjadi salah satu tantangan yang perlu terus dirawat. Menurut dia, masyarakat perlu memahami perbedaan tanpa menjadikannya alasan untuk saling membedakan atau mempertentangkan satu kelompok dengan kelompok lainnya.

Pembahasan mengenai Bhinneka Tunggal Ika kemudian dilanjutkan melalui sesi diskusi. Peserta diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan dan pendapat mengenai keberagaman serta penerapan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA  Humanis Kreatif Purwokerto Apresiasi Pertemuan Organisasi Kemasyarakatan Kabupaten Banyumas

Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari kegiatan Yanuar Arif sebagai anggota DPR RI dalam memperkenalkan kembali empat pilar kebangsaan kepada masyarakat, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *