LiputanRagam

Ketika Dokter Spesialis Tak Lagi Selalu Berada di Kota

×

Ketika Dokter Spesialis Tak Lagi Selalu Berada di Kota

Sebarkan artikel ini

BANYUMASMEDIA.COM – Bagi sebagian orang yang tinggal di perkotaan, bertemu dokter spesialis mungkin bukan perkara yang terlalu rumit. Rumah sakit besar tersedia, kendaraan mudah ditemukan, dan jarak tempuh hanya hitungan menit.

Namun bagi warga di wilayah pegunungan seperti Karangjambu, Purbalingga, urusannya tidak sesederhana itu. Ada perjalanan yang harus ditempuh, waktu yang dikorbankan, serta biaya tambahan yang sering kali menjadi pertimbangan sebelum memutuskan berobat.

Karena itu, ketika layanan dokter spesialis justru datang mendekat ke wilayah mereka, antusiasme masyarakat pun tak terbendung.

Sebanyak 309 warga mengikuti layanan kesehatan gratis dalam kegiatan SPELING MELESAT (Spesialis Keliling Mendekatkan Layanan Kesehatan Masyarakat) yang digelar di Puskesmas Karangjambu, Sabtu (20/6/2026). Jumlah tersebut bahkan melampaui target awal yang ditetapkan sebanyak 300 peserta.

Program yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Purbalingga ini menghadirkan layanan dokter spesialis secara langsung bagi masyarakat di daerah yang akses kesehatannya masih terbatas.

Kepala Puskesmas Karangjambu, dr. Rina Anggraini, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan RSU PKU Muhammadiyah Bobotsari.

“Dalam aksi jemput bola ini, kami bekerja sama dengan RSU PKU Muhammadiyah Bobotsari yang menerjunkan langsung tiga tim dokter spesialis, yaitu spesialis anak, spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn), serta spesialis penyakit dalam,” jelasnya.

Selain pelayanan kesehatan, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat. Kegiatan tersebut turut diikuti secara daring oleh Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah, Nikmatul Azizah, yang memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai upaya pencegahan berbagai penyakit melalui pola hidup sehat.

Camat Karangjambu, Romikhun, mengatakan bahwa kondisi geografis yang menantang tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas.

BACA JUGA  POCO X7 Pro, Smartphone Ringan tapi Gahar untuk Para Kreator dan Gamer Mobile

Menurutnya, pemerataan pelayanan kesehatan menjadi salah satu prioritas, terutama bagi masyarakat di Desa Jingkang, Sirandu, dan Purbasari.

“Kami berkomitmen agar warga Karangjambu tetap mendapatkan kualitas pelayanan kesehatan yang setara dengan masyarakat perkotaan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSU PKU Muhammadiyah Bobotsari, dr. Endah Kusumaningrum, menyampaikan bahwa pihaknya menerjunkan tiga dokter spesialis dalam kegiatan tersebut, yakni dr. Yusuf Adi Gunawan, Sp.PD., dr. Ardian Budi Kusuma, Sp.A., M.Kes., dan dr. Mervina Andarini, Sp.OG.

Menurutnya, langkah jemput bola seperti ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh diagnosis lebih cepat sehingga penanganan maupun rujukan lanjutan dapat dilakukan sejak dini tanpa terkendala jarak.

“Harapan kami, langkah proaktif ini dapat membantu masyarakat memperoleh diagnosis yang cepat dan akurat sehingga penanganan kesehatan, baik yang bersifat preventif maupun rujukan lanjutan, dapat dilakukan lebih dini tanpa terkendala jarak,” katanya.

Bagi warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, Puskesmas Karangjambu juga telah menyiapkan sistem rujukan terintegrasi agar pelayanan kesehatan dapat berlangsung secara berkesinambungan.

Di tengah medan pegunungan yang tak selalu ramah dan akses yang belum semudah di perkotaan, kehadiran dokter spesialis di Karangjambu setidaknya membawa satu pesan sederhana: pelayanan kesehatan yang baik seharusnya tidak hanya mudah dijangkau oleh mereka yang tinggal di kota, tetapi juga oleh masyarakat yang tinggal jauh dari pusat keramaian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *