Liputan

Jangkau 109 Ribu Warga, Setya Arinugroho Minta Layanan Dokter Spesialis Keliling Terus Disempurnakan

4
×

Jangkau 109 Ribu Warga, Setya Arinugroho Minta Layanan Dokter Spesialis Keliling Terus Disempurnakan

Sebarkan artikel ini

BANYUMASMEDIA.COM – Program Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dinilai mampu memperluas akses layanan kesehatan hingga ke desa-desa. Namun, di balik tingginya antusiasme masyarakat, pemerintah diminta terus menyempurnakan kualitas layanan, mulai dari pemerataan jadwal hingga kelengkapan peralatan medis.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Setya Arinugroho, mengatakan tingginya jumlah masyarakat yang memanfaatkan layanan Speling menunjukkan kebutuhan terhadap pelayanan dokter spesialis masih sangat besar, terutama bagi warga yang tinggal jauh dari rumah sakit.

“Masyarakat di desa sering kali kesulitan mendapatkan pemeriksaan dokter spesialis karena lokasi rumah sakit berada di pusat kota dan biaya yang harus dikeluarkan tidak sedikit. Melalui program Speling, akses itu dipangkas langsung. Tugas kami di DPRD adalah memastikan dukungan anggaran dan regulasi tersedia agar pelayanan ini berjalan konsisten serta didukung peralatan medis yang semakin lengkap,” ujar Setya Ari.

Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak cukup hanya menghadirkan dokter spesialis ke desa. Pemerintah juga perlu memastikan kualitas layanan terus meningkat melalui evaluasi berkala terhadap kesiapan tenaga medis, kelengkapan alat kesehatan, serta pemerataan pelaksanaan program hingga ke wilayah terpencil.

Setya Ari menilai pelaksanaan Speling di Kabupaten Banyumas menjadi salah satu contoh tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan spesialis. Pada kegiatan yang digelar di Klinik NU Medika Cilongok, warga mendapatkan pemeriksaan dari dokter spesialis RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, mulai dari layanan poli umum, poli gigi, pemeriksaan laboratorium sederhana, hingga layanan rontgen paru.

Antusiasme serupa juga terlihat saat RSUD Banyumas menggelar Speling di Desa Sirau, Kecamatan Kemranjen. Program yang untuk pertama kalinya hadir di wilayah tersebut menyediakan layanan spesialis paru, bedah anak, kesehatan jiwa, serta kebidanan dan kandungan, lengkap dengan fasilitas USG, fisioterapi, rontgen, dan pelayanan farmasi. Kehadiran program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat maupun pemerintah setempat.

BACA JUGA  Sebulan Bersama Anak Buruh Migran, Mahasiswa Unsoed Akhiri KKN di Malaysia

Salah seorang warga Desa Sirau, Naematul Muawanah, mengaku terbantu dengan adanya layanan tersebut.

“Saya mengikuti SPELING di poli obgyn secara gratis dari RSUD Banyumas,” ujarnya.

Sejak diluncurkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada Maret 2025, program Speling terus mengalami pengembangan. Selain menghadirkan layanan lima dokter spesialis dasar, pemerintah juga meluncurkan inovasi Speling Melesat yang dilengkapi fasilitas X-Ray Portable untuk mendukung deteksi dini tuberkulosis (TBC) di masyarakat.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah per 24 Juni 2026, program Speling telah dilaksanakan sebanyak 1.320 kali di 1.310 desa dan kelurahan, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 109.304 orang.

Melihat capaian tersebut, Setya Ari menilai pemerintah perlu menjadikan data pelaksanaan Speling sebagai dasar evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan.

“Data penerima manfaat yang telah menembus lebih dari seratus ribu orang menunjukkan program ini benar-benar dibutuhkan masyarakat. Namun kita tidak boleh cepat puas. DPRD Jawa Tengah akan terus mengawal pelaksanaannya bersama Dinas Kesehatan, terutama terkait pemerataan layanan ke desa-desa terpencil, penjadwalan dokter spesialis, serta pemeliharaan peralatan medis agar kualitas pelayanan terus meningkat,” tegasnya.

Ia berharap program Speling tidak hanya menjadi layanan kesehatan keliling, tetapi berkembang menjadi sistem pelayanan preventif yang mampu mendekatkan akses kesehatan berkualitas bagi masyarakat hingga pelosok desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *