Kilas

Koridor 4 Trans Banyumas Resmi Beroperasi, Perluas Layanan Transportasi ke Banyumas Selatan

×

Koridor 4 Trans Banyumas Resmi Beroperasi, Perluas Layanan Transportasi ke Banyumas Selatan

Sebarkan artikel ini

BANYUMASMEDIA.COM – Layanan transportasi publik Trans Banyumas kembali diperluas dengan dibukanya Koridor 4 yang menghubungkan Terminal Bulupitu–Terminal Kejawar RSUD Banyumas. Koridor baru ini mulai melayani masyarakat per 1 Januari 2026, sebagai bagian dari penguatan sistem angkutan umum di Kabupaten Banyumas.

Pengoperasian Koridor 4 menjadi langkah strategis untuk meningkatkan aksesibilitas transportasi publik, khususnya bagi masyarakat Banyumas bagian selatan serta kawasan wisata Kota Lama Banyumas. Ekspansi trayek ini juga diharapkan mendorong peningkatan jumlah penumpang Trans Banyumas sepanjang 2026.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyampaikan bahwa peluncuran Koridor 4 merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat seiring dinamika aktivitas sosial, pendidikan dan ekonomi. Menurutnya penyediaan sistem transportasi publik yang optimal dan bijaksana, kini menjadi kebutuhan mendesak. Meskipun dari sisi jumlah penumpang Banyumas bersaing dengan daerah lain, namun dari sisi rasio jumlah penumpang terhadap armada, Banyumas menunjukkan performa yang sangat baik pasca pandemi COVID19. 

“Koridor 4 Trans Banyumas dirancang sebagai penghubung kawasan-kawasan strategis sekaligus menjadi urat nadi aktivitas masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga pelaku UMKM,” katanya

Sadewo berharap pengoperasian koridor ini, aksesibilitas lebih baik karena masyarakat memperoleh layanan mobilitas yang mudah, efisien, dan terjangkau. Selain itu, Trans Banyumas juga mulai menjadi daya tarik tersendiri bagi sektor pariwisata lokal. 

“Antusiasme masyarakat terlihat dari pemanfaatan layanan ini untuk kegiatan sosial, seperti reuni maupun berkeliling menikmati suasana kota pada akhir pekan,” ucapnya. 

Koridor 4 dirancang untuk menghubungkan sejumlah titik aktivitas penting masyarakat. Rute dimulai dari Terminal Bulupitu, melintasi Suwatio, Berkoh, dan Pekaja, kemudian menuju Kecamatan Kalibagor, Alun-alun Banyumas, Terminal Kejawar RSUD Banyumas, hingga kawasan Kota Lama Banyumas. Armada selanjutnya kembali melalui Pekaja, Sultan Agung, depan Depo Pelita, pusat kota, MAN 2 Purwokerto, dan Berkoh sebelum kembali ke Terminal Bulupitu.

BACA JUGA  Wabup Banyumas Dukung Gerakan Pangan Murah, Bulog Pastikan Stok Beras Aman hingga Akhir Tahun

Direktur Utama PT Banyumas Raya Transportasi, Ipoeng Martha Marsikun, menjelaskan bahwa pembukaan Koridor 4 dilakukan tanpa penambahan armada maupun anggaran baru. Koridor ini merupakan hasil pemecahan layanan dari Koridor 3A dan 3B, ditambah satu unit bus cadangan.

“Koridor 4 ini hasil split dari Koridor 3A dan 3B ditambah satu unit cadangan, sehingga total ada sembilan unit bus yang beroperasi. Selama ini masyarakat juga menanti, kenapa namanya Trans Banyumas tetapi belum benar-benar melewati wilayah Banyumas,” ujarnya.

Dengan rute yang menjangkau kawasan pendidikan, layanan kesehatan, pusat aktivitas ekonomi, hingga destinasi wisata, Koridor 4 diharapkan menjadi urat nadi mobilitas warga, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga pelaku UMKM.

Selain mendukung mobilitas harian, layanan Trans Banyumas juga mulai dimanfaatkan untuk kegiatan sosial dan wisata lokal. Antusiasme masyarakat terlihat dari penggunaan bus untuk berkeliling kota dan kawasan heritage, terutama pada akhir pekan.

Penguatan layanan ini menjadi bagian dari upaya menjadikan transportasi publik sebagai pilihan utama masyarakat Banyumas yang mudah diakses, efisien, dan terjangkau sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan pariwisata daerah. [asr]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *