Pendidikan

Dinas Pendidikan Banyumas Kolaborasi CGV Rita Supermall Perkuat Literasi Digital dan Edukasi Anti-Cyberbullying bagi Pendidik PAUD

18
×

Dinas Pendidikan Banyumas Kolaborasi CGV Rita Supermall Perkuat Literasi Digital dan Edukasi Anti-Cyberbullying bagi Pendidik PAUD

Sebarkan artikel ini

Banyumasmedia – Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas berkolaborasi dengan CGV Rita Supermall Purwokerto menggelar program Cinema School sebagai upaya memperkuat literasi digital, pendidikan karakter, dan pencegahan cyberbullying di lingkungan pendidikan anak usia dini (PAUD), Kamis (17/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di CGV Rita Supermall Purwokerto tersebut diikuti organisasi mitra Dinas Pendidikan, di antaranya Pusat Kegiatan Gugus (PKG), Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI), Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI), Ikatan Guru Bustanul Athfal (IGABA), serta perwakilan kepala sekolah dari sejumlah lembaga PAUD di wilayah Kotatip Purwokerto, seperti SRAMBI PAUD Center, TK Putra Harapan, TK Al Irsyad, dan beberapa satuan PAUD lainnya.

Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat (PAUD Dikmas) Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Dwi Kustantinah, S.H mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Menurutnya, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan penguatan literasi digital agar guru mampu mendampingi anak menggunakan teknologi secara bijak dan aman.

“Cyberbullying menjadi salah satu isu yang perlu diantisipasi sejak dini. Meskipun anak usia PAUD belum menjadi pengguna media digital secara penuh, pendidikan karakter, empati, serta etika berinteraksi perlu mulai ditanamkan. Guru dan orang tua memiliki peran penting sebagai pendamping anak dalam menghadapi perkembangan teknologi,” ujarnya.

“Kerjasama dengan pihak yang peduli dengan Pendidikan, salah satunya kita menyambut baik program cinema school yang diselenggarakan oleh CGV Purwokerto ini. Mengenalkan film atau tontonan yang mungkin langsung bisa dicerna oleh peserta didik dengan pilihan film yang baik,” lanjutnya.

Melalui kegiatan Cinema School, peserta memperoleh pendekatan edukasi yang berbeda melalui media film sebagai sarana pembelajaran karakter. Film dinilai mampu menjadi media refleksi yang efektif untuk membangun kesadaran mengenai pentingnya menghargai orang lain, menghindari perundungan, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak.

BACA JUGA  Fraksi PKS Banyumas Kawal Pembahasan Tiga Raperda Strategis

Sementara itu, Manajer Marketing CGV Rita Supermall Purwokerto Niryat YV menjelaskan bahwa Cinema School merupakan program edukasi yang dikembangkan CGV sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan melalui media perfilman.

“Kami ingin menghadirkan bioskop bukan hanya sebagai tempat hiburan, tetapi juga sebagai ruang belajar. Program Cinema School menjadi upaya bersama untuk memperkuat literasi, menambah wawasan, serta mendukung penguatan karakter melalui tayangan yang sesuai dengan nilai-nilai pendidikan,” katanya.

Selain menyaksikan film edukatif, peserta juga diajak mengenal lebih dekat berbagai proses yang berlangsung di balik layar industri perfilman. Mulai dari tahapan produksi film, sistem distribusi, teknologi pemutaran di bioskop, hingga berbagai profesi yang terlibat dalam industri kreatif diperkenalkan kepada peserta sebagai bagian dari pengalaman belajar.

Menurutnya, pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pendidik dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih kreatif, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan anak-anak saat ini.

Kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas dan CGV Rita Supermall Purwokerto ini menjadi contoh sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Tidak hanya memperkuat literasi digital, kegiatan tersebut juga membuka ruang bagi para pendidik untuk memanfaatkan media film sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang menyenangkan sekaligus sarat nilai karakter.

Melalui program ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas berharap organisasi profesi guru dan seluruh satuan PAUD dapat menjadi penggerak dalam membangun budaya digital yang sehat, aman, dan beretika, sehingga nilai-nilai anti-perundungan serta penggunaan teknologi secara bertanggung jawab dapat ditanamkan sejak usia dini melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *