BANYUMASMEDIA.COM – Ketua Badan Pengurus Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI), KH. M. Cholil Nafis, Ph.D, memberikan tanggapan terkait pelaporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya. Pelaporan tersebut dilayangkan oleh Rizki Abdul Rahman Wahid atas dugaan penghasutan di muka umum dan dugaan penistaan agama, menyusul materi pertunjukan bertajuk Mens Rea.
Melalui akun media sosial Instagram pribadinya @cholilnafis, KH. Cholil Nafis menilai gaya komunikasi Pandji Pragiwaksono sebagai bentuk kritik sosial yang khas, jenaka, namun tetap bernas dan menggugah kesadaran publik.
Menurut Kiai Cholil, humor yang disampaikan Pandji tidak berhenti pada hiburan semata, melainkan mengandung pesan sosial yang dalam. Ia menilai, kelakar yang dibawakan Pandji justru menjadi medium efektif untuk menyentil realitas tanpa menggurui ataupun melukai perasaan audiens.
“Kritik yang disampaikan dengan kelakar terasa lebih mudah diterima, namun tetap menusuk karena berangkat dari realitas yang dirasakan bersama,” tulis Kiai Cholil dalam unggahannya.
Ia menjelaskan, kekuatan narasi Pandji terletak pada kemampuannya mengajak audiens berpikir, merenung, dan bercermin tanpa menghadirkan kesan menyalahkan secara kasar. Pendekatan tersebut, menurutnya, sejalan dengan esensi dakwah Islam dalam makna luas, yakni mengajak pada kebaikan melalui kata-kata bijak yang penuh hikmah dan kebijaksanaan.
Kiai Cholil juga menegaskan bahwa dakwah tidak selalu harus disampaikan dari mimbar atau melalui simbol keagamaan yang kaku. Kritik sosial yang mendorong muhasabah diri, baik secara personal maupun kolektif, menurutnya telah menjalankan fungsi dakwah Islam di ranah sosial.
“Ajakan untuk jujur pada diri sendiri, peduli pada keadilan, dan menjaga kesehatan moral bangsa merupakan bagian dari upaya amar ma’ruf kepada seluruh anak kebangsaan,” tulisnya.
Sementara itu, pihak kepolisian hingga kini masih mendalami materi laporan terkait pertunjukan Mens Rea yang menjadi dasar pelaporan terhadap Pandji Pragiwaksono. [asr]











