Kilas

Peringatan Hari Kartini di Purbalingga, Bupati Fahmi Tekankan Akses Setara bagi Perempuan

×

Peringatan Hari Kartini di Purbalingga, Bupati Fahmi Tekankan Akses Setara bagi Perempuan

Sebarkan artikel ini

BANYUMASMEDIA.COM -Pemerintah Kabupaten Purbalingga menggelar upacara peringatan Hari Kartini 2026 di Pendopo Dipokusumo, Selasa (21/4/2026). Upacara dipimpin Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif dan dihadiri jajaran Forkopimda, DPRD, serta perangkat daerah.

Dalam amanatnya, Fahmi membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifatul Choiri Fauzi, yang menegaskan bahwa semangat Raden Ajeng Kartini tetap relevan hingga saat ini, terutama dalam memperjuangkan akses setara bagi perempuan di bidang pendidikan dan pembangunan.

“Pendidikan menjadi kunci pembebasan bagi perempuan. Tanpa itu, masa depan bangsa juga akan terhambat,” demikian kutipan sambutan yang dibacakan.

Ia menyebut, capaian pembangunan gender memang menunjukkan tren positif, namun kesenjangan masih terjadi. Data terakhir mencatat Indeks Pembangunan Gender (IPG) berada di angka 91,85, sementara Indeks Ketimpangan Gender (IKG) di angka 0,421.

Angka tersebut menunjukkan perempuan masih menghadapi keterbatasan dalam akses ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta partisipasi dalam pembangunan.

Bupati Fahmi menegaskan, pemerintah daerah terus mendorong pemberdayaan perempuan melalui berbagai kebijakan yang lebih inklusif. Perempuan dinilai memiliki peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Ketika perempuan berdaya, keluarga akan kuat, masyarakat menjadi tangguh, dan pembangunan berjalan lebih adil,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar peringatan Hari Kartini tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi momentum memperkuat komitmen menghadirkan kebijakan yang responsif gender.

Menurutnya, akses layanan kesehatan, pendidikan, serta ruang partisipasi bagi perempuan perlu terus diperluas agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.

Melalui penguatan peran perempuan, pemerintah berharap pembangunan daerah dapat berjalan lebih inklusif dan berkelanjutan. [asr]

BACA JUGA  Kajian Kelayakan Pembangunan SMA Negeri Somagede Dipaparkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *