Kilas

Pemutakhiran Data Bansos Jawa Tengah Mulai Integrasikan Identitas Digital

4
×

Pemutakhiran Data Bansos Jawa Tengah Mulai Integrasikan Identitas Digital

Sebarkan artikel ini

BANYUMASMEDIA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong masyarakat untuk melakukan pemutakhiran data mandiri calon penerima bantuan sosial tahun 2027 melalui portal Perlindungan Sosial Kementerian Sosial. Sistem baru ini mulai mengintegrasikan data kepesertaan dengan aplikasi Identitas Kependudukan Digital atau IKD guna menyaring kelayakan penerima bantuan agar lebih tepat sasaran.

Pemutakhiran data secara digital ini menyasar para calon penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Masyarakat dapat mengakses portal https://perlinsos.kemensos.go.id/ secara gratis menggunakan ponsel pintar yang telah terhubung dengan e-KTP dan IKD aktif.

Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah Imam Maskur menjelaskan, setiap pengajuan mandiri yang masuk akan langsung diverifikasi silang dengan sejumlah basis data sektoral. Sistem akan mencocokkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) dengan data kepemilikan kendaraan Korlantas Polri, data pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN), serta data kepegawaian Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri.

”Digitalisasi ini bertujuan agar pada 2027 tidak ada masyarakat yang seharusnya mendapat bantuan sosial tertinggal atau tidak mendapat akses,” ujar Imam di Semarang, Selasa (13/10/2026). Langkah penataan data ini juga menjadi salah satu fokus perhatian Penjabat Gubernur Jawa Tengah.

Hingga Senin (12/10/2026) sore, tercatat baru sebanyak 662.529 kepala keluarga (KK) di Jawa Tengah yang terdaftar di portal Perlinsos. Jumlah tersebut masih sangat kecil dibandingkan dengan total populasi yang mencapai 13.350.232 KK di seluruh Jawa Tengah.

Untuk mengantisipasi kendala bagi keluarga miskin yang tidak memiliki ponsel pintar atau terkendala akses digital, Pemprov Jateng mengoptimalkan peran relawan yang disebut Agen Perlinsos. Para relawan ini bertugas membantu mendaftarkan warga di sekitar lingkungan mereka yang kesulitan mengakses sistem online.

Masyarakat umum yang ingin menjadi relawan dapat mendaftarkan diri secara mandiri melalui laman https://agent-perlinsos.kemensos.go.id/. Saat ini, jumlah Agen Perlinsos di Jawa Tengah telah mencapai 68.807 orang yang terdiri dari kader Dasawisma, perangkat desa, TNI, Polri, hingga pegawai pemerintah daerah.

BACA JUGA  Mahasiswa Unsoed Raih Penghargaan Pendidikan di Thailand

”Mudah-mudahan dengan kerelaan hati masyarakat menjadi Agen Perlinsos, kita bisa membantu tetangga dan masyarakat umum. Dengan begitu, warga Jawa Tengah yang layak menerima bantuan sosial dapat seluruhnya terdata untuk usulan tahun 2027,” kata Imam.[asr]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *