Kilas

Masuk Tiga Besar Nasional, D’Las Serang Purbalingga Kembangkan Wisata Ramah Muslim

0
×

Masuk Tiga Besar Nasional, D’Las Serang Purbalingga Kembangkan Wisata Ramah Muslim

Sebarkan artikel ini

BANYUMASMEDIA.COM – Desa Wisata Lembah Asri (D’Las) Serang di Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, resmi mengenalkan paket perjalanan baru bertajuk One-Day Trip D’Las Purbalingga. Langkah ini memperkuat posisi D’Las setelah berhasil menembus peringkat tiga besar Desa Wisata Ramah Muslim Unggulan tingkat nasional pada tahun 2026.

Pengenalan paket baru tersebut dilakukan melalui kegiatan Familiarisation Trip (Famtrip) pada Kamis (5/11/2026). Agenda ini diikuti oleh perwakilan Bank Indonesia, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, pelaku industri pariwisata Atourin, perwakilan biro perjalanan, akademisi, serta pembuat konten digital (influencer).

Kepala Desa Serang Sugito menjelaskan bahwa D’Las konsisten mengusung konsep pariwisata berbasis kerakyatan (community-based tourism). Sejak dirintis pada tahun 2013, seluruh operasional destinasi ini dikelola secara mandiri oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Serang tanpa keterlibatan investor luar. Seluruh rantai ekonomi, mulai dari pengelola wahana hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner, digerakkan langsung oleh warga setempat.

“Apresiasi masuk tiga besar nasional ini menjadi motivasi bagi kami untuk mengelola D’Las dengan lebih baik. Melalui famtrip ini, kami berharap potensi D’Las dapat dipromosikan secara lebih luas,” kata Sugito di Purbalingga.

Pengembangan infrastruktur penunjang di kawasan D’Las juga didukung oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia melalui program fasilitasi sarana pemenuhan standar pariwisata ramah muslim (muslim-friendly tourism). Bank Indonesia tercatat telah memfasilitasi penerbitan 80 sertifikasi halal bagi para pelaku UMKM di dalam kawasan wisata guna meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan kunjungan wisatawan.

Perwakilan Bank Indonesia Ricky Chandra menyatakan, D’Las Serang merupakan salah satu destinasi binaan strategis yang diproyeksikan sebagai proyek percontohan (pilot project) pengembangan ekosistem wisata ramah muslim di Jawa Tengah, bersandingan dengan Desa Wisata Kandri di Kota Semarang.

BACA JUGA  Pemkab Banyumas Gelar Evaluasi Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis

“Kami mengharapkan saran dan masukan dari para peserta famtrip sebagai bahan pengembangan D’Las ke depan. Harapannya, praktik baik (good practices) yang diterapkan di sini dapat menjadi motivasi dan rujukan bagi pelaku wisata di desa-desa lainnya,” ujar Ricky Chandra.

Berdasarkan data historis kunjungan, D’Las mencatatkan rata-rata pergerakan di atas 500.000 wisatawan setiap tahun, dengan rekor tertinggi mencapai 750.000 kunjungan pada tahun 2019 sebelum terjadinya pandemi Covid-19. Melalui diversifikasi 17 wahana aktif—termasuk D’Las Zoo, Dino Land, agrowisata petik stroberi, lokakarya kerajinan ecoprint, hingga jelajah menggunakan kendaraan jip—optimalisasi paket wisata baru ini diharapkan mampu mendongkrak pendapatan asli desa (PADes) demi kesejahteraan masyarakat lokal. [asr]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *