Liputan

Peringati Hari Santri dan Sumpah Pemuda, Puluhan Remaja di Purwokerto Gelar Baperrun

11
×

Peringati Hari Santri dan Sumpah Pemuda, Puluhan Remaja di Purwokerto Gelar Baperrun

Sebarkan artikel ini

BANYUMASMEDIA.COM – Puluhan pemuda dan remaja mengikuti kegiatan lari bersama bertajuk Baitussalam Pemuda Remaja Run (Baperrun) #3 di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (31/10/2026). Meski diwarnai cuaca gerimis, para peserta tetap antusias menyelesaikan rute lari sejauh 5 kilometer demi memperingati Hari Santri Nasional dan Hari Sumpah Pemuda.

Kegiatan jilid ketiga ini merupakan kolaborasi antara mahasiswa program studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto dengan Remaja Islam Masjid Agung Baitussalam (Rimbas) Purwokerto. Kegiatan berpusat di halaman Baitussalam Al Quran Centre (BAC).

Perwakilan panitia dari UIN Saizu, Ainul Yaqin, menjelaskan bahwa Baperrun #3 merupakan bentuk implementasi praktis dari materi perkuliahan yang diintegrasikan dengan syiar kepemudaan.

“Semester ini kami mendapatkan mata kuliah Event Organizer dan diharuskan membuat sebuah kegiatan dakwah. Oleh karena itu, kami berkolaborasi dengan Rimbas untuk menggelar acara ini, yang juga dibuka secara umum untuk masyarakat,” kata Ainul di sela-sela kegiatan.

Ketua Rimbas, Bhayu Subrata, menambahkan bahwa pemilihan momentum di akhir Oktober sengaja dilakukan untuk merekatkan nilai-nilai historis kebangsaan kepada generasi muda. Acara ini ditujukan untuk memeringati dua hari besar nasional sekaligus, yakni Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober dan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober.

Sebelum melepas para pelari, Ketua Takmir Masjid Agung Baitussalam (MAB) Purwokerto, Sudarman, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi lintas organisasi ini. Ia mengingatkan para peserta untuk tetap memprioritaskan faktor keselamatan, ketertiban umum, dan keamanan selama berada di rute jalan raya.

Para peserta menempuh rute 5 kilometer yang dimulai dari BAC ke arah utara melewati Jalan Gatot Subroto. Setibanya di persimpangan tiga Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pelari berbelok ke Jalan Gereja hingga menembus Jalan dr. Angka, lalu menuju simpang tiga Rumah Sakit Geriatri, dan mengarah ke area kampus UIN Saizu. Setelah beristirahat di pos hidrasi Taman Literasi Purwokerto, peserta kembali berlari ke arah selatan melalui Jalan BKR dan menyentuh garis finis di kompleks BAC.

BACA JUGA  Gedung Baitussalam Al-Qur'an Center Purwokerto Resmi Beroperasi

Rangkaian acara diakhiri dengan sesi diskusi (sharing time) di teras MAB. Hadir sebagai narasumber, Ketua Program Studi Manajemen Dakwah UIN Saizu Ulul Aedi dan Ketua Yayasan MAB Achmad Mulyono.

Dalam pemaparannya, Ulul Aedi mengingatkan agar Hari Santri tidak berhenti sebatas seremoni simbolis, melainkan harus diambil hikmahnya melalui resolusi jihad kaum ulama terdahulu. Sementara itu, Achmad Mulyono menekankan bahwa momentum Sumpah Pemuda 98 tahun lalu harus menjadi refleksi bagi generasi muda saat ini untuk berani mengambil peran positif dan kontribusi nyata di zamannya masing-masing.[asr]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *