Hikmah

Mendirikan Shalat Sunnah saat Khutbah Jumat Berlangsung, Bolehkah?

×

Mendirikan Shalat Sunnah saat Khutbah Jumat Berlangsung, Bolehkah?

Sebarkan artikel ini
freepik.com

BANYUMASMEDIA.COM – Shalat Jumat bukan sekadar ibadah dua rakaat yang dilakukan berjamaah. Ia adalah satu rangkaian utuh yang dimulai dari khutbah, lalu ditutup dengan shalat. Karena itu, khutbah bukan sekadar pengantar, tetapi bagian penting yang tidak bisa dipisahkan.

Namun dalam praktiknya, masih sering dijumpai situasi yang menimbulkan pertanyaan: bolehkah seseorang mendirikan shalat sunnah ketika khutbah Jumat sedang berlangsung?

Berdasar sumber di laman mui.or.id, jawabannya tidak sesederhana boleh atau tidak. Ia bergantung pada kondisi seseorang saat berada di masjid.

Bagi jamaah yang sudah hadir lebih awal dan telah duduk di dalam masjid, para ulama menegaskan bahwa tidak diperkenankan memulai shalat apa pun ketika khutbah sudah dimulai. Baik shalat fardhu maupun sunnah, semuanya harus ditunda.

Mengapa demikian?

Karena pada saat itu, perhatian jamaah diarahkan untuk menyimak khutbah. Khutbah bukan sekadar ceramah biasa, tetapi bagian dari ibadah Jumat itu sendiri. Maka, diam, tenang, dan fokus mendengarkan menjadi sikap yang lebih utama daripada melakukan ibadah lain.

Namun, syariat Islam selalu menghadirkan keseimbangan.

Bagi orang yang baru datang ketika khutbah sedang berlangsung, para ulama memberikan pengecualian. Ia tetap dianjurkan untuk melaksanakan shalat Tahiyyatul Masjid dua rakaat secara ringan, lalu segera duduk dan mengikuti khutbah.

Di sinilah terlihat keindahan pengaturan dalam Islam.

Ada adab menghormati masjid melalui shalat, tetapi ada pula kewajiban menjaga kekhusyukan khutbah. Keduanya diatur dengan proporsional, tidak saling bertabrakan, melainkan saling melengkapi.

Dari sini kita belajar bahwa ibadah bukan hanya soal banyaknya amalan, tetapi juga tentang ketepatan dalam menempatkan amalan.

Terkadang, menahan diri untuk tidak melakukan sesuatu justru menjadi bentuk ketaatan yang lebih tinggi. Dan dalam konteks Jumat, duduk diam, mendengarkan, dan menyimak khutbah dengan penuh perhatian adalah bagian dari kesempurnaan ibadah itu sendiri.

BACA JUGA  Kapan Datangnya Lailatul Qodr?

Maka, ketika khutbah telah dimulai, jangan sibuk dengan amalan lain.
Cukup hadirkan diri, tenangkan hati, dan dengarkan karena bisa jadi, di situlah letak hikmah yang sedang Allah sampaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *