Kilas

Sinergi Guru dan Pustakawan, Kunci Pendidikan Berkualitas

×

Sinergi Guru dan Pustakawan, Kunci Pendidikan Berkualitas

Sebarkan artikel ini

BANYUMASMEDIA.COM – Memasuki minggu terakhir bulan November, Pustakawan Utama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas), Emyati Tangke Lembang, mengajak untuk mempersiapkan diri melepas tahun 2025 dengan realisasi dan capaian kinerja yang terukur. Hal ini disampaikannya dalam sambutan Apel Pagi yang dilaksanakan secara daring pada Senin (24/11/2025).

“Semoga dalam kondisi anggaran yang penuh dengan penyesuaian di segala bidang, kita dapat meraih hasil terbaik, dan mempersembahkan yang terbaik melalui bidang perpustakaan sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang no.43 tahun 2007 tentang Perpustakaan,” ungkapnya.

Selain itu, diakhir bulan November juga akan diperingati Hari Guru Nasional (HGN), yang jatuh pada tanggal 25 November. HGN ini adalah bentuk penghargaan terhadap jasa para pendidik yang telah berperan dalam membentuk karakter dan masa depan bangsa. HGN tahun 2025 ini mengusung tema: Guru Hebat, Indonesia Kuat.

Tema tersebut diambil oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebagai bentuk komitmen untuk memperkokoh keteladanan peserta didik, serta mendorong pendidikan yang inklusif, adaptif dan berkelanjutan. Melalui tema ini, Pemerintah ingin menegaskan bahwa guru hebat berarti membawa dampak nyata bagi siswa, sekolah dan masyarakat. “Guru dituntut untuk konsisten berperan sebagai inspirator, inovator dan motor penggerak kemajuan bangsa, serta terus berinovasi dalam menghadapi tantangan pendidikan demi menciptakan lingkungan belajar yang sehat,” tambahnya.

Emyati menekankan bahwa guru dan pustakawan memiliki peran berbeda namun saling melengkapi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas. Guru berfokus pada pengajaran dan pembinaan karakter, sementara pustakawan menyediakan sumber informasi dan ruang literasi.

“Keduanya bukan hanya pelaksana fungsi teknis, tetapi juga aktor kunci dalam membangun budaya literasi, memberdayakan peserta didik dan menggerakkan transformasi pendidikan,” jelasnya. 

BACA JUGA  Bupati Banyumas Dorong Penguatan Data untuk Percepatan Pembangunan Daerah bersama BPS Purwokerto

Menutup sambutannya, Emyati menegaskan bahwa sinergi keduanya diyakini mampu meningkatkan minat baca, melatih kemampuan berpikir kritis, serta membentuk karakter peserta didik yang berintegritas. Meski masih menghadapi keterbatasan koleksi dan minimnya kolaborasi, peluang besar tetap terbuka melalui digitalisasi perpustakaan, kurikulum berbasis literasi, dan program transformasi perpustakaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *