Keluarga

Pj Bupati Hanung Harap BPKK PKS Bersinergi dengan Stekholder Bangun Ketahanan Keluarga Banyumas

376
×

Pj Bupati Hanung Harap BPKK PKS Bersinergi dengan Stekholder Bangun Ketahanan Keluarga Banyumas

Sebarkan artikel ini

BANYUMASMEDIA.COM – Bertempat di Kantor Dinas Bupati Banyumas Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kabupaten Banyumas melakukan audiensi dengan Pj Bupati, Hanung pada Senin, (1/7/2024).

Dalam kesempatan itu, Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga, Atik Luthfiyah menyampaikan harapannya bersinergi bersama antara pemerintah daerah dan stakeholder terkait berbagai persoalan yang terjadi di keluarga dan masyarakat Banyumas yang harus diselesaikan bersama.

“Kita punya harapan visi dan persepsi yang sama bahwa problematika apapun berhulu dan berhilir pada keluarga, basis kebijakan yang diambil oleh pemangku kepentingan (stakeholder) adalah basis keluarga, berupa kegiatan dan support anggaran sangat mendasar.”

“Problem yang mencuat biasanya diselesaikan sekedar seperti pemadam kebakaran, saat terjadi saja, tidak menyentuh kepada persoalan di hulu, kami berharap terus didorong oleh stakeholder dan pemangku kebijkan berpihak pada masyarakat melalui ketahanan keluarga,” papar Atik.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas), menjadi upaya sinergi program kerja BPKK selaras dengan program pemerintah daerah dalam upaya menjaga ketahanan keluarga sebagai pusat dan awal kegiatan bermasyarakat.

Tim BPKK dipimpin oleh Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga, Atik Luthfiyah sekaligus anggota Fraksi PKS, didampingi oleh ketua DPD PKS Banyumas Setya Arinugraha, Ketua Biro Hubungan Perempuan dan Keluarga (HKP), Sekretaris, dan Bendahara BPKK PKS Banyumas.

Sementara itu, Pj Bupati Banyumas, Hanung Cahyo Saputro menyambut baik apa yang di sampaikan BPKK PKS, Hanung mengapresiasi sebagai bentuk komunikasi dan kerjasama yang baik, serta bersepakat bahwa segala persoalan bermuara pada keluarga.

“Baru saja saya menerima siswa lulusan SMA berprestasi, ada 4 anak yang luar biasa, salah satunya dari SMA 3 yang diterima di 12 PTN dalam dan luar negeri sekaligus, saat saya tanya, ternyata dia selalu menyampaikan semua persoalan dan meminta maaf kepada bapak ibunya setiap hari. Jadi balik lagi ke keluarga,” terangnya.

BACA JUGA  Komitmen Bangun Keluarga Tangguh, GiGa Indonesia Gelar Pelatihan Perlindungan dari Perilaku Seksual Menyimpang

Hanung menjelaskan kasus narkoba di Banyumas urutan ke-3 sejateng setelah Semarang dan Solo. HIV nomer 2 setelah Semarang. “Metode penyaluran nggilani, kalo di tempat lain melalui sex laki perempuan kalau di Banyumas melalui hubungan sesama jenis (LGBT). Semua itu karena lemahnya perhatian dan pengasuhan di keluarga,” ungkap Hanung.

Menurutnya, Pemda, LSM, TNI, Polri, Perguruan Tinggi sudah bergandengan tangan untuk menyelesaikan problematika ini.

“Bahkan nanti BPKK PKS kita bisa libatkan untuk menyelesaikan semua ini. Saya sepakat semua kuncinya di hulu, yaitu keluarga. Keluarga dengan kekuatan ideologi, ekonomi dan budaya kuat menjadi harapan kita bisa menyelesaikan semua persolan yang ada,” tegasnya.

Kemudian, kebutuhan gizi keluarga juga harus terpenuhi. Negara wajib menanggungnya. Kebutuhan pangan merupakan sektor penting, rumah layak, pekerjaan bagus, Negara harus turun. Basis keluarga itu penting.

Pola pembangunan juga harus berbasis keluarga. SDM dan kualitas pendidikan menjadi penting. Kemiskinan berbanding lurus dengan tingkat pendidikan. Kebodohan akan berkorelasi dengan persoalan sosial lainnya, kesehatan, ekonomi, katanya.

“Pondasi pembangunan harus berbasis keluarga. Nilai budaya harus dikuatkan. Keluarga mampu memenuhi kebutuhan sendiri, substitusi kebutuhan pangan, pengganti beras. Bodin, suweg, tales dan lain-lain. Basis keluarga bisa nanem sendiri. Ternak ayam sendiri kebutuhan protein terpenuhi. Serat dan vitamin dari buah di kebun. Pepaya, gambas, timun, bayam. Ketahanan keluarga harus dibangun. Siapkan anggaran untuk itu, konsepnya keluarga harus paham dalam goncangan apapun pangan sudah kuat,” lanjut Hanung.

Diakhir kunjungan Ketua DPD PKS Banyumas, Setya Arinugroho yang ikut hadir menyampaikan program BPKK PKS Banyumas harus bersinergi dengan apa yang disampaikan Pj Bupati Banyumas.

“Bidang perempuan dan ketahanan keluarga PKS program kegiatan sinergi dengan yang dicanangkan dan diprogramkan Pj Bupati. Langkah-langkah seperti ini memang diperlukan sebagai bentuk komunikasi menunjukkan peran partai politik di masyarakat sinergi dengan pemerintah daerah melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat,” pungkas Ari. (tanti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *