Internasional

Perjuangkan Kemerdekaan Palestina, ARI-BP dan Koalisi Internasional Teken Nota Kesepakatan

663
×

Perjuangkan Kemerdekaan Palestina, ARI-BP dan Koalisi Internasional Teken Nota Kesepakatan

Sebarkan artikel ini

BANYUMASMEDIA.COM – Jakarta, Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) dan Global Coallition for Support to Al-Quds and Palestine (GCSQP) melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan bersama pada Jum’at (14/6/2024) di Jakarta.

Ketua Dewan Pengarah ARI-BP, Prof Din Syamsuddin mengatakan, kerja sama ini meliputi berbagai hal untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Mulai dari membebaskan Masjid Al Aqsha, menyelamatkan Gaza dari genosida, serta mewujudkan kemerdekaan Palestina secara penuh dari penguasaan dan penjajahan Zionis Israel.

“Kerja sama ini meliputi berbagai bidang, baik yang berbentuk penyelenggaraan konferensi atau seminar, penyebarluasan literasi yang benar tentang perjuangan Palestina, maupun program dan berbagai aksi untuk mendukung kemerdekaan Palestina melalui jalur politik/diplomasi, ekonomi, dan budaya,” kata Prof Din dalam konferensi pers di Jakarta.

Selain itu, kedua belah pihak juga saling menunjang dalam pertukaran informasi dan bekerja sama dalam mengarusutamakan simpati, solidaritas, serta dukungan terhadap Palestina di berbagai forum mancanegara.

Kerja sama tersebut bersifat universal dan berlanjut hingga terwujudnya Negara Palestina yang berdaulat, damai, adil, dan sejahtera.

Kerja sama ini diselenggarakan atas keinginan luhur menegakkan kemanusiaan dan membangun peradaban utama yang telah dirusak oleh Zionis Israel.

Prof Din juga menekankan bahwa masalah Palestina adalah masalah kemanusiaan yang telah menyatukan kita semua, tidak hanya umat Islam sedunia tapi juga kelompok kelompok lain dari umat agama lain.

Sementara itu, Wakil Ketua Pengarah ARI-BP, Hidayat Nur Wahid menambahkan pihaknya telah membuat satu resolusi yang disepakati oleh Amerika Serikat, yaitu dihentikannya perang sementara di Jalur Gaza.

ARI-BP juga mendukung sikap Pemerintah Indonesia yang siap mengirimkan pasukan dan bantuan kemanusiaan seperti dokter, rumah sakit termasuk relawan. “Tentu apa yang kami tanda tangani adalah sebuah upaya menegaskan sikap Indonesia sekaligus mengingatkan semua pihak di Indonesia agar konsisten dengan sikap yang diambilnya,” pungkasnya. (Denis)

BACA JUGA  Unsoed Perluas Pengabdian Masyarakat Internasional: Inisiasi KKN ke Sabah, Malaysia