Kilas

Dinilai Aspiratif dan Konsisten Kawal Aspirasi, Yanuar Arif Raih Penghargaan Forum Banyumas

3
×

Dinilai Aspiratif dan Konsisten Kawal Aspirasi, Yanuar Arif Raih Penghargaan Forum Banyumas

Sebarkan artikel ini

BANYUMASMEDIA.COM – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Tengah VIII, Yanuar Arif Wibowo, menerima penghargaan dari Forum Banyumas dalam kegiatan Temu Gagasan Tokoh-tokoh Banyumas 2026 yang digelar di salah satu hotel di Purwokerto, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan yang memasuki tahun kedelapan tersebut mengangkat tema “Meneropong Banyumas sampai Tahun 2030 dalam Pembangunan di Segala Bidang”. Forum tersebut mempertemukan sejumlah tokoh Banyumas untuk membahas berbagai gagasan mengenai arah pembangunan daerah sekaligus memberikan apresiasi kepada tokoh yang dinilai memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Forum Banyumas memberikan penghargaan kepada 10 tokoh yang dinilai memiliki kiprah dan kontribusi nyata bagi masyarakat selama satu tahun terakhir. Penilaian tidak semata-mata didasarkan pada jabatan maupun popularitas, tetapi juga mempertimbangkan kiprah, konsistensi, serta kontribusi masing-masing tokoh di tengah masyarakat.

Dalam sambutan Bupati Banyumas yang dibacakan Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang), disampaikan bahwa kontribusi gagasan dan aksi nyata para tokoh Banyumas turut membuat daerah tersebut semakin dikenal dan diperhitungkan di tingkat nasional.

Yanuar Arif dinilai Forum Banyumas sebagai “Penggerak Masyarakat Menyuarakan Aspirasi Hak-haknya”. Penghargaan tersebut diberikan atas kiprahnya sebagai wakil rakyat dalam mengawal berbagai aspirasi masyarakat Banyumas dan Cilacap.

Yanuar Arif merupakan anggota DPR RI dari Fraksi PKS yang baru pertama kali terpilih menjadi wakil rakyat di tingkat nasional. Meski belum genap dua tahun menjalankan masa jabatannya, sejumlah persoalan di daerah pemilihannya telah menjadi bagian dari kerja advokasi yang dilakukannya.

Salah satu kiprah yang banyak dikenal masyarakat adalah advokasi pengaktifan kembali Stasiun Kereta Api Kebasen. Setelah melalui proses perjuangan dan komunikasi dengan pihak terkait, stasiun tersebut kembali dapat digunakan masyarakat untuk naik dan turun penumpang sejak Desember 2024.

BACA JUGA  Babak Baru PDIP Banyumas: Sadewo Tri Lastiono Resmi Jadi Ketua DPC

Advokasi juga dilakukan terhadap persoalan normalisasi Kali Pelus di Ledug pada Februari 2025. Penanganan persoalan tersebut disebut berdampak pada keamanan akses jalan utama yang digunakan masyarakat untuk beraktivitas.

Pada periode yang sama, Yanuar Arif turut mengawal keberlanjutan layanan Bus Trans Banyumas yang sempat menghadapi persoalan setelah subsidi dicabut. Melalui advokasi yang dilakukan, layanan transportasi tersebut tetap dapat beroperasi dan melayani masyarakat.

Kiprah Yanuar Arif juga berlanjut pada persoalan infrastruktur penghubung antardesa. Pada Juli 2026, jembatan gantung Sidabowa berhasil diwujudkan menjadi jembatan permanen setelah sebelumnya menjadi aspirasi masyarakat Desa Karanganyar dan Sidabowa.

Di tahun yang sama, pembangunan kembali Jembatan Lopasir di Desa Karanglewas, Jatilawang, yang sebelumnya mengalami kerusakan dan terputus, juga kembali dilakukan.

Selain itu, pembangunan jembatan permanen di Sungai Logawa yang menghubungkan ruas Baseh dan Sunyalangu, khususnya kawasan Grumbul Cibun, yang sempat mengalami kendala, kembali dapat dilanjutkan.

Sejumlah persoalan tersebut menjadi bagian dari aspirasi masyarakat yang dikawal Yanuar Arif selama menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI. Selain infrastruktur dan transportasi, masih terdapat berbagai aspirasi masyarakat lain yang menurutnya perlu terus diperjuangkan melalui kewenangan yang dimiliki sebagai wakil rakyat.

Yanuar Arif mengaku tidak menyangka akan memperoleh penghargaan tersebut. Menurutnya, berbagai kerja yang dilakukan selama ini merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai anggota DPR RI.

“Jujur saya kaget, tidak pernah terpikir ada yang memberi penghargaan semacam ini. Saya hanya bekerja untuk rakyat dan melaksanakan sumpah janji jabatan saat dilantik, bahwa saya akan memperjuangkan aspirasi masyarakat daerah pemilihan saya,” ujarnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Forum Banyumas atas penghargaan yang diberikan. Yanuar menyebut apresiasi tersebut akan menjadi penyemangat untuk terus menjalankan tugas sekaligus menuntaskan amanah sebagai wakil rakyat Banyumas dan Cilacap hingga akhir masa jabatan pada 2029.

BACA JUGA  DPRD Banyumas Dukung Evaluasi Perbup Tunjangan, Respons Tekanan Publik

“Penghargaan ini tentu menjadi penyemangat bagi saya untuk terus bekerja dan mengawal aspirasi masyarakat. Amanah sebagai wakil rakyat masih panjang dan masih banyak persoalan masyarakat yang harus kita perjuangkan,” katanya.

Forum Banyumas dalam kegiatan tersebut juga memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh perempuan yang dinilai memberikan kontribusi melalui aksi nyata bagi masyarakat.

Melalui kegiatan Temu Gagasan Tokoh-tokoh Banyumas 2026, Forum Banyumas tidak hanya memberikan apresiasi, tetapi juga mengajak berbagai elemen masyarakat untuk melihat kembali arah pembangunan Banyumas hingga 2030 serta mendorong kontribusi nyata dari para tokoh dan masyarakat dalam proses tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *