Hikmah

Jadwal Imsyakiyah Kabupaten Banyumas Sabtu 7 Maret 2026: Puasa Tak Sekadar Lapar dan Dahaga

×

Jadwal Imsyakiyah Kabupaten Banyumas Sabtu 7 Maret 2026: Puasa Tak Sekadar Lapar dan Dahaga

Sebarkan artikel ini

BANYUMASMEDIA.COM – Umat Islam di Kabupaten Banyumas kembali menjalankan ibadah puasa Ramadan pada Sabtu, 7 Maret 2026. Berikut jadwal imsakiyah untuk wilayah Banyumas dan sekitarnya:

  • Imsak: 04.22 WIB
  • Subuh: 04.32 WIB
  • Terbit: 05.46 WIB
  • Duha: 06.11 WIB
  • Zuhur: 11.58 WIB
  • Asar: 15.01 WIB
  • Maghrib: 18.04 WIB
  • Isya: 19.12 WIB

Jadwal imsakiyah ini menjadi panduan waktu bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa sekaligus mengatur ritme ibadah sepanjang hari di bulan suci Ramadan.

Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar

Puasa sering dipahami sebagai menahan diri dari makan dan minum sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Namun dalam ajaran Islam, makna puasa jauh lebih luas dari sekadar menahan lapar dan dahaga.

Allah SWT menjelaskan tujuan puasa dalam firman-Nya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
(QS. Al-Baqarah: 183)

Ayat ini menegaskan bahwa tujuan utama puasa adalah membentuk ketakwaan. Artinya, puasa tidak hanya menahan tubuh dari makan dan minum, tetapi juga melatih hati, pikiran, dan perilaku agar lebih taat kepada Allah SWT.

Menjaga Lisan dan Perilaku

Rasulullah ﷺ juga mengingatkan bahwa puasa harus disertai dengan pengendalian diri dari perbuatan yang buruk. Dalam hadis riwayat Imam Bukhari, Nabi bersabda:

“Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan buruk, maka Allah tidak membutuhkan ia meninggalkan makan dan minumnya.”

Hadis ini menjadi pengingat bahwa kualitas puasa tidak hanya diukur dari kemampuan menahan lapar, tetapi juga dari kemampuan menjaga lisan, menahan amarah, serta menghindari perbuatan yang merugikan orang lain.

BACA JUGA  Sikap Kita dalam Berdoa

Melatih Kesabaran dan Empati

Puasa juga menjadi sarana untuk melatih kesabaran dan menumbuhkan empati kepada sesama. Ketika merasakan lapar dan dahaga, seorang Muslim diingatkan pada kondisi saudara-saudara yang hidup dalam kekurangan.

Dari pengalaman itu lahir kepedulian sosial, seperti memperbanyak sedekah, membantu sesama, serta berbagi makanan berbuka kepada orang lain.

Dengan memahami makna puasa secara lebih mendalam, ibadah Ramadan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan. Ia menjadi sarana pembinaan diri agar lahir pribadi yang lebih sabar, lebih peduli, dan lebih dekat kepada Allah SWT.[asr]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *