BANYUMASMEDIA.COM – Di dunia yang sibuk mengejar deadline, lembur sampai dini hari, dan scrolling TikTok sampai lupa tidur, ada satu makhluk Tuhan yang seakan berbisik lembut: “Santai saja, aku bahkan bisa tidur tiga tahun.”
Iya, tiga tahun. Siput, makhluk kecil berlendir yang sering kamu abaikan saat hujan, ternyata memegang rekor rebahan paling nyantai di dunia binatang. Bukan rebahan biasa. Ini rebahan demi bertahan hidup. Dalam kondisi lingkungan yang kering dan tidak bersahabat, siput bisa masuk ke fase hibernasi panjang yang disebut estivasi, dan tidur sampai tiga tahun penuh. Tanpa drama, tanpa alarm.
Kenalan Sama Si Doi yang Santuy
Siput, atau yang punya nama ilmiah Gastropoda, adalah hewan moluska yang hidup di berbagai habitat: dari taman rumahmu yang lembap, sampai dasar laut dalam yang gelap. Mereka terkenal dengan cara hidup yang lambat, bahkan meditasi berjalan-nya itu jadi inspirasi buat banyak filosofi slow-living.
Namun, jangan salah, di balik jalannya yang 0,03 km per jam itu, siput punya trik survival yang luar biasa: hibernasi super panjang. Ketika cuaca panas dan air langka, siput akan menutup mulut cangkangnya dengan lendir kering yang disebut epiphragm, lalu masuk ke mode tidur power saving. Bahkan lebih irit dari mode hemat baterai HP-mu.
Fakta soal siput tidur tiga tahun ini memang sempat bikin geger netizen. Tapi secara ilmiah, ini masuk akal. Estivasi memang memungkinkan beberapa jenis siput, terutama di daerah kering, untuk tidur panjang sambil tetap menjaga fungsi metabolisme mereka tetap minimum. Mereka tidak makan, tidak bergerak, dan tidak overthinking.
Refleksi dari Si Lambat yang Bijak
Kita sering menganggap cepat itu keren. Semakin cepat kerja, semakin cepat naik jabatan. Semakin cepat ngetik WA, semakin disayang gebetan. Tapi siput menunjukkan sisi lain dari kehidupan: bahwa kadang, melambat justru menyelamatkan.
Di tengah budaya hustle, siput ngajarin satu hal penting: tidur itu penting, dan istirahat bukanlah bentuk kelemahan. Bahkan bisa jadi bentuk ketangguhan. Karena kadang, bertahan bukan soal mengebut, tapi soal tahu kapan harus berhenti.
Rebahan itu hak segala bangsa. Tapi jangan asal rebahan. Belajarlah dari siput: rebahan strategis, penuh perhitungan, dan demi menyelamatkan diri. Jangan kayak kita, rebahan karena habis binge watch drakor dan lupa sama kewajiban.
Jadi, kalau hari ini kamu capek, stres, atau pengin ngilang dari keramaian… ingat siput. Dia nggak minta maaf karena tidur tiga tahun. Dia cuma ingin bilang: “Kalau hidup berat, istirahat dulu, Bro.”











