BANYUMASMEDIA.COM – Agustus tiba, dan kampung-kampung pun bersolek. Umbul-umbul warna-warni menghiasi pinggir jalan, sementara bendera merah putih berkibar gagah di depan setiap rumah. Suasana menjadi meriah, seolah setiap sudut desa dan kota sepakat menyambut kemerdekaan dengan rasa syukur dan bangga.
Bukan hanya hiasan mata, semarak ini juga diiringi beragam lomba yang membuat warga tumpah ruah ke lapangan dan gang-gang. Dari tarik tambang hingga balap karung, semuanya disambut tawa dan sorakan. Agustusan seakan menjelma menjadi festival rakyat—hiburan tahunan yang tak hanya menghidupkan kampung, tetapi juga hati.
Kebahagiaan ini ternyata punya cerminan di data. Berdasarkan World Happiness Report 2024, Indonesia berada di peringkat ke-80 dunia dengan skor 5,57, naik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sementara itu, laporan Ipsos Global 2024 mencatat 82% masyarakat Indonesia merasa bahagia, menempatkan negeri ini di posisi ketiga tertinggi di dunia.
Jika saat ini saja masyarakat mampu meraih tingkat kebahagiaan setinggi itu, bayangkan bila faktor-faktor pendukungnya semakin ditingkatkan—dari dukungan sosial, akses pendidikan dan kesehatan, hingga kualitas hidup secara menyeluruh. Mungkin, perayaan kemerdekaan seperti ini akan terasa lebih manis, tak hanya di bulan Agustus, tapi sepanjang tahun.











