KilasOlahraga

Kalah 0-2 dari Tanjung Verde, Langkah Timnas Futsal Indonesia Terhenti di Brasil

4
×

Kalah 0-2 dari Tanjung Verde, Langkah Timnas Futsal Indonesia Terhenti di Brasil

Sebarkan artikel ini

BANYUMASMEDIA.COM – Langkah Tim Nasional Futsal Indonesia untuk melaju ke babak semifinal turnamen elite VI Copa das Nações de Futsal 2026 resmi terhenti. Skuad asuhan Hector Souto dipaksa menyerah dengan skor akhir 0-2 dari tim peringkat ke-133 dunia, Tanjung Verde, pada laga pamungkas penyisihan Grup A di Max Rosenmann Arena, São José dos Pinhais, Brasil, Sabtu (17/10/2026) pagi WIB.

Kekalahan ini menjadi hasil negatif kedua beruntun bagi skuad Garuda setelah sebelumnya juga takluk 0-3 dari raksasa dunia sekaligus tuan rumah Brasil. Dua kekalahan beruntun tanpa mencetak satu gol pun menempatkan Indonesia di peringkat juru kunci Grup A tanpa raihan poin. Sebaliknya, hasil ini membawa Tanjung Verde melaju ke semifinal mendampingi Brasil sebagai runner-up grup.

Gawang Indonesia yang dikawal Ahmad Habibie bobol cepat akibat kelengahan barisan pertahanan di awal babak pertama. Tanjung Verde sukses melesatkan dua gol kilat hanya dalam durasi tujuh menit awal pertandingan. Gol pembuka dicetak oleh Wilson Cabral pada menit ke-6, disusul sepakan terukur Fred Alexandre satu menit kemudian yang langsung menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Tertinggal dua angka, Indonesia mencoba meningkatkan intensitas serangan. Sejumlah peluang emas sempat didapatkan oleh Syauqi Saud, Ronal Drion, serta backheel dari Samuel Eko di mulut gawang, namun kokohnya tembok pertahanan Tanjung Verde membuat skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Pada paruh kedua, Hector Souto menginstruksikan anak asuhnya untuk menguasai jalannya tempo pertandingan. Di delapan menit terakhir waktu normal, skuad Garuda mengambil risiko besar dengan menerapkan skema power play dan menunjuk kapten Iqbal Iskandar sebagai flying goalkeeper (kiper terbang). Kendati kurungan serangan melahirkan beberapa kemelut, rapatnya barisan pertahanan lawan menggagalkan upaya Indonesia untuk memperkecil ketertinggalan hingga peluit panjang berbunyi.

BACA JUGA  Ketua MUI Prof Nia’m: Tidak Ada Pengecualian Apa pun untuk Pelaku Pelecehan Seksual di Pesantren

Meski tersingkir dari perebutan gelar juara, keikutsertaan di turnamen kontinental ini memberikan pelajaran taktis serta pengalaman bertanding internasional yang sangat berharga bagi skuad muda Indonesia. Timnas Futsal Indonesia masih menyisakan satu pertandingan hiburan terakhir untuk memperebutkan peringkat kelima turnamen melawan Peru. [asr]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *