BANYUMASMEDIA.COM – Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia Kabupaten Banyumas menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) pada Rabu (20/5/2026) di Aula SD IT Harapan Bunda 2 Purwokerto. Kegiatan tersebut menjadi momentum penyusunan program strategis untuk penguatan mutu pendidikan Islam terpadu di Kabupaten Banyumas.
Mukerda yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB itu dipimpin langsung Ketua JSIT Kabupaten Banyumas, Yudi Eka Surahman. Sebanyak 55 delegasi yang terdiri atas guru dan pengurus yayasan Sekolah Islam Terpadu (SIT) se-Banyumas turut hadir dalam forum tersebut.
Dalam sambutannya, Yudi menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
“Kita tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri. Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini harus menjadi energi untuk bangkit bersama melalui kolaborasi yang kuat dan inovasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antarlembaga pendidikan Islam terpadu diperlukan untuk menghadirkan sistem pendidikan yang adaptif, unggul, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Agenda Mukerda diawali dengan pemaparan rancangan program kerja strategis oleh pengurus daerah JSIT Banyumas. Selanjutnya, peserta mengikuti diskusi berbasis kelompok kerja atau cluster untuk memperdalam berbagai program prioritas.
Beberapa cluster yang dibahas antara lain Bina Pribadi Islami (BPI) yang berfokus pada penguatan karakter dan spiritualitas siswa, cluster kesiswaan terkait pengembangan bakat dan kepemimpinan, serta cluster kurikulum yang membahas integrasi kurikulum nasional dengan pendidikan Islam terpadu berbasis literasi dan teknologi.
Selain itu, forum juga membahas penguatan manajemen mutu sekolah dan pemberdayaan sumber daya manusia di lingkungan yayasan pendidikan.
Seluruh rangkaian Mukerda berlangsung lancar dan menghasilkan sejumlah rekomendasi program kerja yang akan diterapkan di sekolah-sekolah anggota JSIT Banyumas.
Melalui Mukerda 2026 ini, JSIT Banyumas menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya generasi yang unggul secara akademik sekaligus memiliki karakter dan nilai-nilai keislaman yang kuat.











