Kilas

Mega Farm Sapi Perah Siap Dibangun di Brebes, Diklaim Terbesar di Indonesia

×

Mega Farm Sapi Perah Siap Dibangun di Brebes, Diklaim Terbesar di Indonesia

Sebarkan artikel ini

BANYUMASMEDIA.COM – Rencana pembangunan peternakan sapi perah terpadu berskala besar mulai disiapkan di Kabupaten Brebes. Proyek yang digarap PT Global Dairy Bersama (GDB) itu disebut-sebut akan menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia.

Peternakan dengan kapasitas hingga 30 ribu ekor sapi tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan produksi susu nasional secara signifikan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat daerah.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, mengatakan proyek ini berpotensi menyumbang hingga 18 persen dari total produksi susu nasional.

Saat ini, produksi susu dalam negeri masih berada di kisaran 1 juta ton per tahun, jauh di bawah kebutuhan nasional yang mencapai sekitar 4,7 juta ton. Kondisi tersebut membuat Indonesia masih bergantung pada impor.

“Kalau ini berjalan, kontribusinya akan signifikan untuk mengurangi ketergantungan impor,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Selain itu, keberadaan mega farm ini juga berpotensi mengangkat posisi Jawa Tengah sebagai produsen susu nasional. Saat ini, provinsi tersebut masih berada di bawah Jawa Timur dan Jawa Barat.

Proyek ini dirancang sebagai peternakan terpadu berbasis teknologi modern dengan konsep closed loop system. Limbah ternak akan diolah menjadi biogas sebagai sumber energi, sementara sisanya dimanfaatkan sebagai pupuk dan kebutuhan pertanian pakan.

Perwakilan PT GDB, Ihsan Mulia Putri, menyebut pembangunan akan dilakukan di atas lahan seluas sekitar 710 hektare, lengkap dengan fasilitas pendukung seperti pabrik pakan, pengolahan susu, hingga perkebunan jagung.

Dari sisi ekonomi, proyek ini juga diklaim akan melibatkan ribuan warga. Sekitar 5.000 petani direncanakan terlibat dalam penyediaan pakan, serta 8.000 peternak dalam pengembangan sapi.

“Ini tidak hanya industri, tapi juga pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA  DPRD Jateng Dorong Pengesahan Raperda Sumber Daya Air untuk Perkuat Payung Hukum

Persiapan lahan ditargetkan mulai Juni 2026, dengan operasional awal direncanakan pada akhir 2027.

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menilai investasi ini sebagai peluang untuk mendorong perekonomian daerah, terutama melalui pembukaan lapangan kerja dan penguatan sektor peternakan.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan dukungan terhadap proyek tersebut. Ia menyebut investasi di sektor pangan menjadi bagian penting dalam upaya menuju kemandirian pangan daerah.[asr]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *