Liputan

Tingkatkan Literasi Kesehatan, Warga Desa Muntang Ikuti Pelatihan Pembuatan Kombucha

×

Tingkatkan Literasi Kesehatan, Warga Desa Muntang Ikuti Pelatihan Pembuatan Kombucha

Sebarkan artikel ini

BANYUMASMEDIA.COM – Upaya peningkatan literasi kesehatan masyarakat dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang digelar di Balai Pertemuan Komunitas Limbah Pustaka, Desa Muntang, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini difokuskan pada pelatihan pembuatan kombucha sebagai minuman probiotik berbasis bahan lokal yang bermanfaat bagi kesehatan.

Kegiatan pengabdian tersebut dilaksanakan oleh tim dosen yang diketuai Adanti Wido Paramadini, dengan anggota Aminatus Sa’adah, Dedy Agung Prabowo, Dasril Aldo, dan Faizah. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa, yakni Hanief Taqiyuddien Adz-Dzaky An-Naayif, Laksmi Dwi Oktavia, Carlita Wahyu Briliana, Luciana Salsabila, dan Muhammad Nafal Fiqrian.

Pelaksanaan kegiatan utama berlangsung pada Sabtu, 19 November 2025, dan diikuti oleh ibu rumah tangga, remaja komunitas, serta pengelola Komunitas Limbah Pustaka. Para peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pola hidup sehat, risiko konsumsi minuman tinggi gula, serta manfaat probiotik bagi kesehatan pencernaan dan daya tahan tubuh. Materi disampaikan secara interaktif dan aplikatif agar mudah dipahami dan diterapkan.

Ketua Tim Pengabdian, Adanti Wido Paramadini, mengatakan kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk memberikan pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung dimanfaatkan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya memahami konsep hidup sehat, tetapi juga mampu memproduksi minuman probiotik secara mandiri menggunakan bahan lokal. Kombucha dipilih karena prosesnya sederhana dan manfaat kesehatannya nyata,” ujarnya.

Selain penyampaian materi, peserta juga dilibatkan dalam praktik langsung pembuatan kombucha, mulai dari persiapan bahan, proses fermentasi, hingga pengemasan. Sebagai tindak lanjut, dilakukan panen kombucha pada Rabu, 26 November 2025, yang menunjukkan keberhasilan proses fermentasi sekaligus peningkatan keterampilan peserta.

Salah satu peserta kegiatan mengaku pelatihan ini memberikan pengalaman baru yang bermanfaat. Ia menyebut selama ini hanya mengenal minuman kemasan, namun melalui pelatihan ini peserta memahami bahwa kombucha dapat dibuat secara mandiri, lebih sehat, dan menggunakan bahan yang mudah diperoleh.

BACA JUGA  Wakil Ketua DPRD Tegaskan SPMB Jawa Tengah 2025 Gunakan Sistem Domisili, Bukan Lagi Zonasi

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pendampingan dan diskusi pada Kamis, 27 November 2025, yang membahas potensi pengembangan kombucha sebagai produk komunitas bernilai ekonomi. Peserta didorong melihat peluang kombucha tidak hanya sebagai minuman sehat, tetapi juga sebagai produk lokal yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan pengabdian ini, masyarakat Desa Muntang diharapkan semakin sadar akan pentingnya literasi kesehatan serta mampu menerapkan pola konsumsi minuman sehat dalam kehidupan sehari-hari. Keterampilan pembuatan kombucha berbasis bahan lokal ini juga diharapkan menjadi langkah awal pemberdayaan ekonomi sederhana di tingkat komunitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *