Kilas

244 Pedagang Jalan Wihara Dipindah ke Pasar Wage, Akses Jalan Ditata Ulang

×

244 Pedagang Jalan Wihara Dipindah ke Pasar Wage, Akses Jalan Ditata Ulang

Sebarkan artikel ini

BANYUMASMEDIA.COM – Pemerintah Kabupaten Banyumas mulai memindahkan pedagang dari Jalan Wihara ke dalam Pasar Rakyat Pasar Wage pada Minggu (22/3/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB ini menjadi bagian dari penataan kawasan pasar yang selama ini dikenal padat dan kerap menimbulkan kemacetan.

Sebanyak 244 pedagang pagi yang sebelumnya berjualan di sepanjang Jalan Wihara direlokasi ke dalam area Pasar Wage. Langkah ini diambil sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait terganggunya fungsi jalan.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (DKUKMP) Banyumas, Gatot Eko Purwadi, mengatakan penataan tersebut merupakan bagian dari program prioritas daerah.

“Penataan ini bertujuan memberikan keadilan bagi pedagang sekaligus mengoptimalkan fungsi Pasar Wage sebagai pusat ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah berperan sebagai fasilitator, sementara proses penataan melibatkan organisasi pedagang di kawasan tersebut.

Proses pemindahan dilakukan secara bertahap, termasuk pembongkaran lapak lama yang dilakukan oleh pedagang maupun pihak terkait.

Ketua Paguyuban Pedagang Pagi Pasar Wage (P4WP), Nada Pratikno, menyebut relokasi ini melalui proses panjang dan sempat menghadapi dinamika di lapangan.

“Awalnya ada penolakan, namun setelah dialog akhirnya muncul kesepakatan untuk pindah ke dalam pasar,” katanya.

Menurutnya, para pedagang difasilitasi untuk menempati lapak di dalam pasar tanpa biaya, dengan penataan lanjutan dijadwalkan setelah Lebaran.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Wage (P3W), Toha, mengatakan upaya penataan kawasan tersebut telah diperjuangkan sejak lama.

“Penataan ini sudah diperjuangkan sejak 2004 dan baru bisa terlaksana sekarang,” ujarnya.

Ia juga menyebut ke depan organisasi pedagang akan disatukan untuk memperkuat koordinasi.

Pemkab Banyumas berharap relokasi ini dapat mengembalikan fungsi Jalan Wihara sebagai akses publik sekaligus menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di dalam Pasar Wage.[]

BACA JUGA  Di Tengah Polemik Bendera One Piece, Nilai Mengesankan One Piece menurut Sri Mulyani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *