Olahraga

Hanya Berjarak 90 Menit ke Olimpiade Paris

761
×

Hanya Berjarak 90 Menit ke Olimpiade Paris

Sebarkan artikel ini
Doc. PSSI

BANYUMASMEDIA.COM – Saya teramat yakin, ketika Piala Asia U23 Qatar 2024 dihelat 15 April lalu, publik sepakbola Indonesia tak pernah bermimpi sejauh ini. Yakni lolos ke Olimpiade Paris. Sebagai debutan dan berada di “Grup Neraka” jadi salah dua sebabnya.

Bayangkan, Rizky Ridho dkk bersama tuan rumah Qatar, Australia dan Yordania. Ketiganya adalah kekuatan sepakbola papan atas di Asia. Di level senior, Qatar baru saja jadi juara Asia, diikuti Yordania sebaga runner-up. Dan Australia yang langganan tampil di Piala Dunia. Secara peringkat FIFA, ketiganya jauh di atas Indonesia yang terakhir ada di posisi 134. Bandingkan dengan Australia (23), Qatar (34) dan Yordania (76)!

Prediksi sulitnya Timnas Indonesia lolos ke Olimpiade Paris 2024, kian menguat ketika kalah 0-2 dari Qatar di laga pembuka Grup A. Pasukan Shin Taie yong takluk di pertandingan yang sarat kontroversi. Tapi kemudian Garuda Muda bangkit dengan menghempaskan Tim Negeri Kangguru dengan 1-0. Lalu di partai terakhir menumbangkan Yordania 4-1.

Saat di perempatfinal, keraguan untuk lolos juga masih ada. Betapa tidak, lawannya adalah Korea Selatan. Di penyisihan Grup B, Tim Taeguk Warrior ini selalu menang termasuk menghadapi Jepang. Bahkan tak pernah kebobolan. Namun Pasukan Ginseng tumbang melalui adu penalti oleh Witan Sulaiman cs.

Di semifinal, kita akan bertarung melawan Uzbekistan. Sama seperti Korea Selatan, tim besutan Timur Kaladze ini juga tak pernah kebobolan sejak fase grup dan gawangnya masih “perawan”. Banyak yang meragukan Timnas Indonesia bisa menang.

Tapi kita lupa. Ini adalah kejuaraan kelompok umur, bukan senior. Peluang tetap ada. Jika Australia, Yordania dan Korea Selatan saja bisa kita tumbangkan, why not dengan Uzbekistan?

BACA JUGA  Real Madrid Taklukkan Dortmund, Raih Gelar Liga Champions ke-15

Kita masih ada peluang lolos seandainya kalah di semifinal. Yakni jika menjadi juara ketiga. Atau bertanding melawan Wakil Afrika, yakni Guinnea di Babak Play-off. Apapun yang terjadi, jarak kita begitu dekat. Hanya 90 menit menuju Olimpiade Paris. Dan itu tak pernah terlintas di benak kita saat turnamen ini digelar, dua pekan lalu. (Erwyn)